Indikator Kinerja

Indikator kinerja utama Lembaga Penjaminan Mutu Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (LPM Uhamka), adalah ukuran atau indikator kinerja suatu instansi, utamanya dalam mencapai tujuan dan sasaran tertentu. Setiap lembaga atau instansi pemerintah wajib merumuskan indikator kinerja utama, dan menjadikan hal itu sebagai prioritas utama.

Dengan merumuskan indikator kinerja utama LPM Uhamka bisa mengetahui kinerja yang telah dilaksanakan. Selain itu, indikator kinerja utama juga dapat meningkatkan kinerja LPM Uhamka untuk ke depannya. Sehingga LPM Uhamka pun bisa meraih tujuan, sasaran, dan rencana yang telah ditentukan sebelumnya.

LPM Uhamka program-program inisiatif yang dilaksanakan dalam jangka pendek

SASARAN KINERJAINDIKATOR KINERJA UTAMAINDIKATOR KINERJA
Peningkatan Mutu LayananIndeks kepuasan mahasiswaIndeks kepuasan mahasiswa atas layanan sarana kuliah dan praktikum
Peningkatan mutu pendidikan yang mencerdaskan secara spiritual, intelektual,
emosional, dan sosial
Posisi Uhamka dalam perangkingan dan perolehan akreditasiJumlah program studi terakreditasi Unggul oleh BAN-PT
Peningkatan Tata Kelola OrganisasiSkor terhadap sistem tata kelola oleh internal reviewerPersentase unit kerja yang memiliki sertifikat standar pelayanan
Jumlah program studi terakreditasi oleh lembaga akreditasi internasional bereputasi
Akreditasi institusi perguruan tinggi (APT) oleh BAN-PT
Rangking pada klasterisasi perguruan tinggi oleh kementerian
Rangking pada webometric (nasional)
Rangking pada 4ICU
Rangking pada UI greenmetric (nasional)
Jumlah prodi baru sesuai kebutuhan
Indeks pengembangan budaya kampus yang IslamiPemenuhan standar mutu Al-Islam dan Kemuhammadiyahan Uhamka
Persentase keterpenuhan sistem manajemen terhadap standarPersentase implementasi siklus Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan (PPEPP)
Indeks kepuasan mahasiswa atas layanan administrasi
Indeks kepuasan mahasiswa atas layanan ICT
Indeks kepuasan mahasiswa atas layanan kesehatan
Persentase kerja sama yang berjalan dengan baik