FOCUS GROUP DISCUSSION ACCREDITATION SERVICE OF INTERNATIONAL COLLEGES

LPM UHAMKA – Lembaga Penjaminan Mutu Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (LPM UHAMKA) mengadakan Focus Group Discussion (FGD) dengan CEO Accreditation Service of International Colleges  (ASIC) dengan narasumber Mr. Lee Hammound yang didampingi oleh Prof. Riswanda Setiadi, MA., Ph.D. Kegiatan yang dilaksanakan oleh LPM UHAMKA pada 11 Februari 2020 tersebut bertempat di Kampus Fakultas Ekonomi dan Bisnis UHAMKA, dengan membahas rekognisi internasional. Adapun tujuan akrediasi adalah menjalankan siklus PPEPP, yaitu adanya peningkatan mutu secara berkelanjutan, untuk mempertahankan reputasi lembaga, untuk menunjukkan dan menawarkan pendidikan berkualitas intenasional. Manfaat ASIC adalah akreditasi internasional akan meningkatkan profil institusi dan memberikan konfirmasi bahwa institusi sesaui dengan standar yang diterima secara internasional dalam Pendidikan Tinggi, akreditasi internasional akan memberikan kepercayaan kepada masyarakat, mahasiswa bahwa institusi memiliki reputasi, profesional, kepedulian dan etis.

Peran Lembaga Penjaminan Mutu UHAMKA dalam Akreditasi Program Studi

LPM Uhamka – Akreditasi yang dilaksanakan oleh Badan Akreditasi Nasional (BAN) Perguruan Tinggi, Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan atau lembaga eksternal lainnya secara eksternal bertujuan untuk melakukan pembinaan dan penilaian secara obyektif terhadap pemeliharaan dan peningkatan mutu akademik secara berkelanjutan Prgram Studi di Perguruan Tinggi dapat diwujudkan.

Lembaga Penaminan Mutu mempunyai tugas merencanakan, menerapkan, mengendalikan, mengkoordinasikan, dan mengembangkan sistem penjaminan mutu akademik meliputi: akreditasi, pengkajian dan pengembangan dokumen mutu, monitoring evaluasi dan audit mutu, dan bertanggung jawab atas peningkata mutu secara berencana dan berkelanjutan.

Sistem Penjaminan Mutu Eksternal (SPME) yang lebih dikenal dengan Akreditasi merupakan bagian dari divisi Lembaga Penjaminan Mutu UHAMKA bertanggungjawab atas peningkatan capaian akareditasi melalui kegiatan pembinaan dan pendampingan serta penyusunan kriteria akreditasi yang menjamin pencapaian mutu. Sehingga Program Studi Perguruan Tinggi mampu dapat memenuhi kebutuhan stakeholder yaitu kebutuhan mahasiswa, masyarakat, dunia kerja dan profesional.

Asesmen Lapangan Akreditasi Program Studi

LPM Uhamka – Asesmen lapangan adalah salah satu tahap dari proses akreditasi. Asesmen lapangan dilakukan untuk verifikasi, validasi, dan melengkapi data dan informasi yang disajikan dalam borang serta melakukan penilaian lapangan di program studi.

Asesmen lapangan dilakukan selama 2 sampai 3 hari Kerja penuh di lapangan oleh tim asesor yang terdiri dari 2 orang pakar sejawat yang memahami penyelenggaraan program studi.

Lembaga Penjaminan Mutu UHAMKA melakukan pendampingan pada Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Sekolah Pascasarjana UHAMKA pada tanggal 26 – 28 Februari 2020 menjalani asesmen lapangan dari Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesetahan Indonesia. Andi, M.Pd. Kepala Divisi Lembaga Penjaminan Mutu UHAMKA pada asesemen lapangan menyampaikan Standar Penjaminan Mutu Internal khususnya pada Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat SPs UHAMKA kepada Tim Asesor yaitu Prof. Dr. dr. Chatarine U Wahyuni, M.S., M.P.H. dan Dr. Mohammad Zen Rahfiludin, SKM, M.Kes. Kedua asesor tersebut bertugas untuk sesmen kecukupan dokumen akreditasi yang diajukan oleh program studi.

LPM UHAMKA Menyelenggarakan Bimbingan Teknis di Fakultas Kedokteran UHAMKA

LPM Uhamka – Lembaga Penjaminan Mutu Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA melaksanakan pendampingan Bimbingan Teknis (Bimtek) penyusunan instrumen akreditasi program studi versi 4.0, Selasa, 12 Maret 2020, bertempat di Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA Jl. Raden Patah No.01, RT.002, Parung Serab, Kec. Ciledug, Kota Tangerang, Banten 13460. Ketua Divisi Persiapan Akreditasi Siti Dahlia, S.Pd., M.Sc. menjelaskan, pendampingan Bimtek bertujuan mempersiapkan akreditasi program studi menggunakan instrumen baru, yaitu APS versi 4.0 yang dikenal dengan istilah 9 instrumen atau 9 kriteria, yang mulai berlaku April 2019.

Pada Bimbingan Teknis ini, peserta dibimbing menyusun Laporan Kinerja Program Studi (LKPS) dan Laporan Evaluasi Diri (LED). Sebagai narasumber adalah Dr. H. Budhi Akbar, M.Si., yang merupakan pimpinan masjelis pendidikan tinggi di Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Sekretaris SPs UHAMKA dan pernah mengelola Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UHAMKA.


Pendampingan Bimbingan Teknis diikuti oleh pimpinan, ketua program studi, ketua gugus penjaminan mutu Fakultas, ketua unit penjaminan mutu Program Studi serta tim task force akreditasi program studi. Dari kegiatan pendampingan ini, bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang bagaimana penyusunan LKPS dan LED sebagai syarat pengajuan APS 4.0. Sehingga pimpinan program studi dan fakultas bisa menyusun instrumen akreditasi program studi versi 4.0. Terdiri dari LKPS dan LED sebaik-baiknya.

Presentasi LKPS dan LED Program Studi Matematika S2 SPs UHAMKA

LPM Uhamka – Presentasi hasil penyusunan Laporan Kinerja Program Studi (LKPS) dan Laporan Evaluasi Diri (LED) untuk Program Studi Pendidikan Matematika S2 Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA, dilaksanakan di Kampus FEB UHAMKA  pada hari Rabu, 11 Maret 2020. Kegiatan bertujuan untuk mengetahui perkembangan penyusunan LKPS dan LED oleh program studi dan unit pengelola program studi. Apabila sudah memenuhi standar akan segera diupload ke Sistem Akreditasi Perguruan Tinggi Online (SAPTO) 4.0.


Ketua Program Studi Matematika S2 SPs UHAMKA Dr. Sigid Edy Purwanto, M.Pd. mempresentasi LKPS dan LED yang telah disusun dihadapan Ketua LPM UHAMKA, Dr. Ishaq Nuriadin, M.Pd. menyampaikan presentasi penyusunan yang telah dilaksanakan ini  diharapkan mampu meningkatkan keunggulan program studi. Dan hadir Sekretaris SPs UHAMKA Dr. H. Budhi Akbar, M.Si. memberikan penguatan kepada program studi dan unit pengelola program studi siap dalam menghadapi akreditasi.


Kegiatan ini didampingi oleh Sekretaris LPM UHAMKA, Divisi persiapan akareditasi LPM UHAMKA, Divisi Dokumen LPM UHAMKA, Ketua Gugus dan Ketua Unit Penjaminan Mutu SPs UHAMKA, serta Tim Task Force Program Studi Matematika S2 SPs UHAMKA.

LPM UHAMKA dengan BPTI Mengembangkan Sistem Akreditasi Online

LPM – Uhamka Adanya integrasi pada seluruh sistem informasi di Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA, memberikan kemudahan dalam pengelolaan dan pengguna sistem infromasi. Lembaga Penjamina Mutu (LPM) dengan Badan Pengembang Teknologi Informasi (BPTI) Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka mengadakan pertemuan pada 13 Maret 2020 untuk mengetahui progres pengembangan sistem akreditasi untuk program studi dan perguruan tinggi. Sistem yang dirancang untuk keperluan pengelolaan data-data yang dibutuhkan dalam akreditasi program studi dan perguruan tinggi.

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua LPM, Dr. Ishaq Nuriadin, M.Pd. Sekretaris SPs Luthpi Safahi, M.Pd., Divisi Persiapan Akreditasi Siti Dahlia, M.Sc., Divisi Dokumen Andi, M.Pd. dan Kepala Bagian dan Tim pengembang dari BPTI UHAMKA. Ketua LPM menjelaskan kegiatan ini untuk mengetahui progres sistem yang akan digunakan untuk memudahkan dalam menyusun Laporan Kinerja Program Studi (LKPS) dan Laporan Kinerja Perguruan Tinggi (LKPT) bagi program studi yang mengajukan akreditasi. Sistem ini bertujuan untuk mendukung penyelenggaraan akreditasi, sehingga program studi perguruan tinggi dapat menyediakan informasi dan dokumen yang lebih baik dan efektif.

Sosialiasi Permendikbud No. 5 Tahun 2020 dan Peraturan BAN-PT No. 1 Tahun 2020

Lembaga Penjaminan Mutu Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA, menyelenggarakan kegiatan sosialiasi Permendikbud No. 5 Tahun 2020  dan Peraturan BAN-PT No. 1 Tahun 2020 dengan narasumber Ketua Majelis Akreditasi BAN-PT Prof. Dr. Ir. SM Widyastuti, M.Sc. yang dilaksanakan secara daring. Kegiatan ini mengundang pimpinan universitas, pimpinan fakultas, ketua program studi, ketua gugus penjaminan mutu fakultas, ketua unit penjaminan mutu program studi, kepala biro, dan ketua lembaga di lingkungan Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA.

Sosialiasi ini dilaksanakan dengan dilatarbelakangi adalah terbitnya Permendikbud No. 5 Tahun 2020 yang diikuti PerBANPT No. 1 Tahun 2020. Hal penting yang disampaikan Prof. Dr. Ir. SM Widyastuti, M.Sc. adalah berdasarkan Permendikbud No. 5 Tahun 2020, bahwa masa berlaku akreditasi adalah 5 tahun, perpanjangan akreditasi dilakukan otomatis oleh BAN-PT dan Evaluasi insidentil oleh BAN-PT. Perguruan Tinggi atau Program Studi dapat mengajukan akreditasi ulang untuk kenaikan peringkat akreditasi, pengajuan akreditasi ulang paling cepat 2 tahun sejak peringkat akreditasi terakhir.

Berdasarkan PerBAN-PT No. 1 Tahun 2020, tahapan akreditasi pemantauan pemenuhan syarat peringkat akreditasi, evaluasi data dan informasi mutu Perguruan Tinggi atau Program Studi, penetapan peringkat akreditasi. Selanjutnya disampaikan adanya ISK (Instrumen Suplemen Konversi) ke BAN-PT. Merupakan dokumen yang diajukan sebagai usulan konversi peringkat akreditasi lama ke perangkat baru. Peringkat A menjadi Unggul, B menjadi Baik Sekali, C menjadi Baik.

Sosialisasi Asesmen Lapangan Secara Daring

Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (UHAMKA) bersiap menghadapi akreditasi dan proses asesmen lapangan dari secara daring. Hal ini diawali dengan diadakannya sosialisasi yang diadakan pada tanggal 8 Juni 2020 lalu, secara daring yang diikuti oleh seluruh unsur pimpinan universitas, fakultas, dan program studi.

Seperti yang disampaikan oleh Wakil Rektor I UHAMKA Prof. Dr. H. Abd. Rahman A. Ghani, M.Pd.; bahwa seluruh progam studi dan fakultas di lingkungan UHAMKA harus siap dalam menghadapi akreditasi dan proses asesmen lapangan dengan kunjungan ke kampus secara daring (online). Seperti yang disampaikan oleh Ketua Lembaga Penjaminan Mutu UHAMKA, Dr. Ishaq Nuriadin, M.Pd. dan Sekretaris LPM  Luthpi Safahi, M.Pd.,  perkembangan ini segera ditindaklanjuti oleh LPM UHAMKA dengan mengembangkan sistem SPMI (Sistem Penjaminan Mutu Internal) berbasis online, yang akan membantu seluruh program studi untuk mendokumentasikan data serta dokumen untuk kepentingan akreditasi khususnya dan untuk kelengkapan dokumen pada umumnya. Sehingga haparan untuk menjadi universitas dengan peringkat akreditasi “Unggul” dapat dicapai.

Seperti yang disampaian oleh BAN PT melalui edaran yang disampaikan ke seluruh lembaga pendidikan tinggi di Indonesia, dalam menyikapi kondisi pandemic Corona Virus Disease–2019 (COVID–19) yang diikuti dengan kebijakan physical distancing dan pembatasan pergerakan manusia dalam rangka pencegahan penyebaran COVID–19, maka kegiatan Asesmen Lapangan yang pada keadaan normal dilaksanakan melalui kunjungan ke Perguruan Tinggi menjadi tidak dapat dilakukan. Sehubungan dengan itu, Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN–PT) menetapkan kegiatan Asesmen Lapangan tahun 2020 secara daring untuk usulan akreditasi yang sedang diproses.

Maka untuk menindaklanjutinya Lembaga Penjaminan Mutu melaksanakan kegiatan sosialiasi asesmen lapangan secara daring kepada Pimpinan Fakultas, Kaprodi, dan Ketua Unit Penjaminan Mutu di lingkungan Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA. Dalam kegiatan ini Wakil Rektor I UHAMKA Prof. Dr. H. Abd. Rahman A. Ghani, M.Pd. memberikan penguatan seluruh progam studi di Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA harus siap dalam menghadapi akreditasi dan proses asesmen lapangan dengan kunjungan ke kampus atau secara Daring. Selanjutnya  Ketua LPM UHAMKA Dr. Ishaq Nuriadin, M.Pd. menjelaskan mengapa Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) mengambil langkah untuk dilaksanakan Asesmen Lapangan secara Daring karena kunjungan ke Perguruan Tinggi tidak dapat dilakukan selama masa pandemi Corona Virus Disease – 2019 (COVID – 19) yang diikuti dengan kebijakan physical distancing dan pengendalian transportasi dalam rangka pencegahan penyebaran COVID – 19. Dengan tingginya ketidakpastian kapan pandemi COVID – 19 akan berakhir dan kapan kebijakan physical distancing dan pengendalian transportasi akan dicabut, maka langkah ini sangat penting untuk diambil. Terlebih, Perguruan Tinggi sangat menantikan proses dan hasil asesmen akreditasi sebagai bentuk pertanggungjawaban publik dan untuk melindungi kepentingan mahasiswa dan masyarakat.

 

Pelaksanaan Asesmen Lapangan secara Daring tetap mengacu pada Pedoman Asesmen Lapangan sesuai instrumen yang digunakan. Hal yang membedakan hanyalah modus asesmen yang dilakukan melalui daring. Proses wawancara, konfirmasi data dan informasi dilakukan melalu video konference dengan modality online meeting yang tersedia. Dokumen ini disusun untuk digunakan sebagai acuan dan panduan bagi panel asesor dalam pelaksanaan Asesmen Lapangan secara Daring selama masa darurat COVID-19. Untuk mendukung dan memfasilitasi program studi menurut Sekretaris LPM UHAMKA Luthpi Safahi, M.Pd. dalam menyiapkan dokumen atau data dukung akreditasi LPM UHAMKA telah mengembangkan Sistem Penjaminan Mutu Internal yang dapat dimanfaatkan program studi mengunggah data dukung yang dibutuhkan untuk akreditasi. Sehingga dokumen dapat terhimpun dengan baik dan peringkat unggul untuk seluruh program studi di UHAMKA dapat tercapai.