UHAMKA sebagai salah satu lembaga pendidikan tinggi harus melaksanakan program SPMPT yang dicanangkan pemerintah dengan membentuk Badan Keterjaminan Mutu (BKM) yang pada tahun 2006 berdasarkan Surat Keputusan Rektor Nomor: 311/G.26.01/2006 tanggal 10 November 2006 berubah menjadi Lembaga Penjaminan Mutu Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (LPM UHAMKA) berdasarkan Surat Keputusan Rektor Nomor: 264/D.03.04/2009 tanggal 8 Juni 2009. Perjalanan LPM UHAMKA terus melaju dengan melakukan berbagai program yang mengarah pada terbentuknya pendidikan yang difokuskan pada otonomi, akuntabilitas, akreditasi dan evaluasi sebagai basis mutu.

 

Salah satu program LPM UHAMKA adalah menyusun Standar Mutu UHAMKA. Standar Mutu adalah dokumen tertulis berisi berbagai kriteria, ukuran, patokan atau spesifikasi dari seluruh kegiatan penyelenggaraan pendidikan tinggi. Dalam rangka mewujudkan visi dan misinya, agar dapat dinilai bermutu sesuai dengan ketentuan perundang-undangan sehingga memuaskan para pemangku kepentingan internal dan eksternal. Standar Mutu UHAMKA telah disusun dan mengikutsertakan dosen, pimpinan, tenaga kependidikan dan para pakar.

 

Lembaga Penjaminan Mutu UHAMKA sebagai lembaga utama mengawal dan mengontrol pelaksanaan mutu memerlukan perpanjangan tangan ditingkat Fakultas, Sekolah Pascasarjana dan Program Studi. Untuk hal itu, Lembaga Penjaminan Mutu UHAMKA memerlukan Sumber Daya Manusia (SDM) lain untuk mengontrol dan melaksanakan kegiatan pelaksanaan penjaminan mutu di tingkat Fakultas, Sekolah Pascasarjana dan Program Studi. Sumber Daya Manusia yang akan membantu mengembangkan mutu di Fakultas, Sekolah Pascasarjana dan Program Studi disebut Gugus dan Unit Penjaminan Mutu, yang terdiri dari dosen-dosen di masing-masing Fakultas, Sekolah Pascasarjana dan Program Studi yang ada di UHAMKA.